Program Kemendikdasmen Tahun 2025, Balai GTGTK Riau Gelar Rakor
TIDAR NEWS.COM – Balai Guru dan Tenaga Kependidikan BGTK Provinsi Riau mengadakan Rapat Koordinasi Program Kemendikdasmen Tahun 2025 di Hotel Pangeran Pekanbaru pada Selasa (17/6/2025).
Hadir dalam Rapat Kordinasi, Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan DR Iwan Junaidi M.Pd, Sesdikdis Riau, DR Arden Simeru M.Kom, Ketua BGTK Riau, Rizki Bestari S.Pd M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/kota se Riau serta para Kabid jajaran Dinas Pendidikan.
Ketua BGTK Riau, Rizki Bestari S.Pd M.Pd, mengatakan, hari ini BGTK Riau mengadakan rakor teknis dengan para kepala dinas dan stafnya juga dengan Bappeda PKS.kita yang tujuannya untuk menyamakan persepsi terkait dengan program-program dari kemendikdasmen yang akan kita laksanakan sepanjang tahun 2025.
“Kami ada program terkait dengan rekrutmen calon kepala sekolah, ini salah satu program pemahamannya perlu kita samakan antara dinas dan PKSDM, ada juga program pelatihan pembelajaran mendalam, pelatihan calon kepala sekolah kemudian ada juga pelatihan guru BK,” ungkap Riski Bestari.
Sebelumnya, menyampaikan sambutan Gubernur Riau, Sekretaris Dinas Pendidikan Riau, DR Arden Simeru M.Kom menyebut Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat kerjasama dengan semua pihak demi kemajuan pendidikan.
“Kita ingin memastikan bahwa tidak ada satupum anak di riau yang tertinggal dari akses dan mutu pendidikan yang layak relevan dan bermakna sesuai dengan visi dan misi kemendikdasmen saat ini yaitu pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujarnya.
Arden juga mengapresiasi Balai GTK Riau yang telah menjadi fasilitator dan inisiator dalam mempertemukan berbagai pemangku kepentingan pendidikan di daerah ini. Kegiatan ini bukan hanya sekadar forum koordinasi, namun menjadi momen strategis untuk menyatukan langkah dan visi dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Bumi Lancang Kuning.
“Rapat koordinasi ini sangat penting, karena keberhasilan program Kemendikdasmen-seperti Kecerdasan Artifisial (Al), Pembelajaran Mendalam
(Deep Learning), Program CKSCPS (Calon Kepala Sekolah, Calon Pengawas Sekolah), Gerakan Numerasi Nasional (GNN), Pendidikan Profesi Guru
(PPG), Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) guna penguatan satuan pendidikan, transformasi guru dan
Tenaga kependidikan, hingga digitalisasi
Pembelajaran-sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pusat hingga daerah, dari akademisi hingga organisasi profesi, dan dari pemerintah hingga mitra pembangunan,” jelas Arden.
Bahwa Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat kerja sama dengan seluruh pihak demi kemajuan pendidikan.
“Semoga forum ini bisa melahirkan berbagai rumusan dan langkah konkret yang mampu menjawab tantangan pendidikan hari ini-termasuk isu pemerataan guru, peningkatan kompetensi, tata kelola satuan pendidikan, dan tentunya keberlanjutan program-program prioritas Kemendikbudristek di daerah dan menghasilkan kesepakatan dan sinergi yang produktif, dan menjadi pijakan kuat bagi kita semua untuk mempercepat kemajuan pendidikan di Provinsi Riau,” pungkas Arden. ( Ryan Berto)





