TIDAR NEWS. COM – Konferensi Cabang dan Konferensi Daerah Partai Demokrasi Indonesia PDI Perjuangan Provinsi Riau, resmi dibuka oleh Hasto Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto, pada Sabtu (22/11) di Hotel Labersa Kabupaten Kampar.
Turut hadir Pengurus DPP PDI-P, Dedi Sitorus, Dr Darmadi, Anggota DPR RI Dapil Riau Dewi Juliani dan Siti Aisyah.
Hadir juga Ketua DPRD Riau Kaderismanto, Bendaraha PDI-P Riau Makmun Solihin, seluruh kepala daerah dan anggota DPRD kader PDI-P Provinsi Riau, serta Ketua DPC, PAC dan kader PDI-P se-Riau.
Dalam sambutannya, Hasto Kristiyanto menegaskan, PDI Perjuangan kembali mengusung visi geopolitik Presiden pertama RI, Soekarno, tentang Indonesia sebagai “Bangsa Samudra.”
Visi ini kata Hasto, harus menjadi haluan pembangunan utama Riau ke depan.
“Dengan menjadikan Selat Malaka sebagai “halaman depan,” bukan pedalaman,” paparnya
Hasto menegaskan, Indonesia bukan bangsa kontinental melainkan bangsa kelautan, bangsa samudra raya.
“Laut harus jadi halaman depan. Cara pandang ke daratan berdampak pada kerusakan hutan-hutan,” pungkasnya.
Sementara, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Zukri Misran menegaskan, Konferda dan Konfercab ini tidak hanya sebagai ajang kontestasi pengurus, namun juga ajang konsolidasi internal partai.
“Konferda ini bukan hanya ajang kontestasi pengurus, namun juga ajang konsolidasi, evaluasi dalam memajukan agar partai lebih baik,” ujar Zukri.
Zukri Misran turut mengucapkan terima kasih kepada Sekjen DPP Hasto Kristiyanto yang berkenan hadir dalam Konferda PDI-P Riau 2025.
“Terima kasih kepada Sekjen DPP PDI Perjuangan yang telah hadir ke Riau serta terima kasih kepada pengurus DPP yang hadir dan seluruh tokoh senior dan seluruh kader PDI-P Riau,” tutupnya (RB)






