TIDAR NEWS.COM–Ibadah sholat Jumat berjamaah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama Kalapas dan jajaran petugas Lapas di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Pekanbaru, penuh dengan suasana yang khusyuk, Jumat (20/02).
Sholat Jumat pertama pada bulan Suci Ramadhan, kegiatan penting ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Sejak menjelang waktu dzuhur, warga binaan tampak mempersiapkan diri dengan tertib dan khusyuk untuk mengikuti rangkaian ibadah Sholat Jumat. Petugas Lapas turut hadir dan berbaur bersama warga binaan, mencerminkan kebersamaan serta semangat pembinaan yang humanis.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan kerohanian bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa momentum Ramadhan menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan memperbaiki diri.
“Sholat Jumat perdana di bulan Ramadhan ini menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan ketenangan batin serta menjadi bagian dari proses pembinaan agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ungkap Yuniarto usai melaksanakan sholat.
Suasana ibadah berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Dalam khutbahnya, Ustadz Wage Bajang Muhammad mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, meningkatkan ibadah, serta memperbanyak amal kebaikan.
Pelaksanaan kegiatan keagamaan ini juga sejalan dengan komitmen pembinaan yang diusung oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam membentuk warga binaan yang tidak hanya taat hukum, tetapi juga memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat. (**)






