Kurikuler Membatik Di SMPN 25 Pekanbaru, Mengusung Tema. Kain Bermakna Budaya Terjaga

TIDAR NEWS.COM – SMP Negeri 25 Kota Pekanbaru, menggelar acara kurikuler membatik yang akan diikuti oleh semua murid serta wali murid resmi dibuka oleh Dr. Asbullah. Pada Rabu (26/11/25) Pagi.

Kegiatan kurikuler akan berlangsung selama 3 hari, siswa akan diberikan materi bagaimana proses membatik dari awal sampai akhir menjadi kain bermotif batik, kain polos warna putih atau kain mori dan malem chating, sebagai alat untuk batik.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekanbaru,yang akan memberikan pelatihan kepada peserta didik juga, kepada para wali bagi yang berminat belajar membatik seperti yang disampaikan Kepsek SMA Negeri 25, Dr. Asbullah, terkait kegiatan kurikuler membatik dengan tema ” Kain Bermakna Budaya Terjaga.

” Membatik memiliki manfaat untuk melatih peserta didik, untuk belajar tentang kesabaran, ketelitian serta kerja sama,, ” Terang Asbullah.

Lanjut Asbullah” Semoga dengan adanya kurikuler membatik, semoga peserta didik, memiliki ketrampilan. Bapak harap anak-anak mengikuti acara ini dengan serius jangan main – main yah nak, jadilah generasi open maining, haus ilmu, kreatif, ” ujarnya.

Senada dengan Kepsek, dari pihak Dekranasda Riau, Egi. Ia jelaskan tentang bagaimana tahapan untuk membatik, serta jenis batik Riau yang memiliki ciri khas tersendiri.

” Membatik juga melatih kita untuk bersabar, teliti, kerja sama tim dan abg minta adek – adek nanti harus hati – hati karena pewarnanya itu petmanen, ” Harap Egi. (RB)

 

 

 

 

 

Pos terkait