TIDAR NEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmennya dalam upaya pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada Selasa, 22 Juli 2025, jajaran Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) menggelar rapat perencanaan pelatihan kemandirian di ruang Sekretariat WBK/WBBM.
Rapat dihadiri oleh jajaran struktural, staf pelaksana, serta perwakilan dari PT Vision Training Center, mitra pelatihan yang akan terlibat dalam program ini. Dalam forum tersebut, peserta membahas sejumlah poin strategis, mulai dari maksud dan tujuan kegiatan, manfaat, teknis pelaksanaan, hingga skema waktu dan lokasi pelatihan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru, Jefriyandi, menegaskan pentingnya pelatihan ini dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang aplikatif. “Fokus utama pelatihan kemandirian ini adalah mencetak warga binaan yang memiliki kompetensi dan life skill, sehingga saat mereka bebas nanti, mereka siap bekerja, berwirausaha, bahkan menciptakan lapangan kerja,” kata Jefriyandi.
Program ini juga diarahkan untuk berkontribusi pada pendapatan negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sekaligus menjadi bentuk nyata dari pemberdayaan warga binaan berbasis keterampilan dan edukasi.
Pelatihan kemandirian menjadi salah satu pilar dalam proses reintegrasi sosial warga binaan. Lapas Pekanbaru berharap, melalui program yang terstruktur dan kolaboratif ini, para peserta dapat menjalani masa pidananya secara produktif dan kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik. (RB)