TIDAR NEWS COM – Cofee Morning yang digelar Kodam XIX / Tuanku Tambusai bersama insan pers Riau Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIX/Tuanku Tambusai. Mayjen TNI Dr, Agus Hadi Waluyo memaparkan fungsi dan peran strategis sebagai satuan komando kewilayahan TNI Angkatan Darat di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Pangdam,ia terangkan Kodam XIX/ Tuanku Tambusai, diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Agustus 2025, namun efektif di bulan September, memiliki peran utama menjaga stabilitas keamanan wilayah darat serta mendukung pembangunan daerah.
Acara berlangsung di Aula Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Selasa (28/1/2026) Pagi.

Coffe Morning bertemakan ” Sinergi Kodam XIX / TT dan Insan Pers Dalam Menjaga Stabilitas dan Keutuhan NKRI” Yang dihadiri oleh media nasional dan media lokal, Ketua organisasi PWI Raja Isyam Azwar, Ketua PWMOI, Rio Kasairy, hadir juga Ketua JMSI, IJTI.
“Kodam bertanggung jawab menjaga kedaulatan negara di wilayah darat dan menjalankan pembinaan teritorial guna menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” jelas Pangdam.
Kodam XIX/Tuanku Tambusai membawahi dua provinsi, yakni Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, dengan dua Komando Resor Militer (Korem). Korem 031/Wira Bima membawahi delapan Kodim, sementara Korem 033/Wira Pratama membawahi empat Kodim, sehingga total terdapat 12 Kodim.
Selain fungsi pertahanan, Kodam juga berperan aktif dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti penanggulangan bencana alam, khususnya di Riau dengan kabut asap saat musim kemarau, dan tugas kemanusiaan, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta pengamanan objek vital nasional, dan memiliki tanggung jawab idologi terhadap generasi muda.
” Keberadaan Kodam harus memberikan rasa aman dan manfaat nyata bagi masyarakat, bersikap profesionalisme, disiplin, serta sinergi dengan pemerintah daerah terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Lanjut Pangdam,” Kami Kodam harus menyiapkan operasi perang, siapkan ruang dan alat, menyusun skema apabila ada serangan konvesional, hingga demografi, ” Imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menekankan pentingnya peran insan pers sebagai mitra strategis Kodam dalam menyampaikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat.
“Kodam tidak alergi terhadap pemberitaan. Kami terbuka terhadap masukan dan kritik yang sifatnya membangun, sepanjang itu sesuai kaidah jurnalistik,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau Raja Isyam Azwar, memberikan apresiasi langkah Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang membuka ruang komunikasi terbuka dengan insan pers.
” Bersyukur kita diundang pihak Kodam, yang bersikap terbuka mengingat bapak Pangdam baru menjabat. kami PWI Riau saat ini memiliki 1,178 anggota dan kami sebagai organisasi menjunjung tinggi profesionalme wartawan, dengan menjalankan kaidah jurnalistik yang independen, konfirmasi, klarifikasi sesuai kaidah jurnalistik, ” Terang Raja.
Kegiatan coffee morning tersebut dihadiri okeh, Kasdam XIX/Tuanku Tambusai, Irdam, Kapoksahli Pangdam, para Asisten Kasdam, para Dan/Kabalak jajaran Kodam. Serta Kapendam Letkol Inf Muhammad Faizal Rangkuti.
Sebagai Pangdam XIX/ TT, pertama Mayjen TNI, Agus Hadi Waluyo, juga mengharapkan insan pers di Riau untuk selalu menjaga integritas karena memiliki peran strategis yang sangat vital, di era digitalisasi informasi berkembang cepat.
Ketua PWMOI Riau. Rio Kasairy, juga sampaikan, ia mengajak insan pers yang ada di Riau dan Kepri untuk bisa bersinergi dengan Kodam XIX, dan menjaga Konduktivitas. (RB)






